Pilih Asuransi atau Tabungan, ini perbedaan dan resikonya

Pasti banyak dari anda yang tergiur dengan asuransi karena lebih menjanjikan dan mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat dibandingkan dengan tabungan biasa. Tetapi sebelum anda memutuskan untuk membeli unit link asuransi atau hanya menabung biasa berikut perbedaannya.

 TabunganAsuransi
Bentuk ProdukSarana penyimpan uangProteksi ekonomi jika terjadi kerugian
JenisTabungan Konvensional, Tabungan Berjangka, Tabungan Anak, Tabungan Mata Uang Asing, Tabungan Haji, Tabungan GiroAsuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan, Asuransi Kesehatan, Asuransi Kendaraan, Asuransi Kepemilikan Rumah dan Properti, Asuransi Pendidikan, Asuransi Kredit, Asuransi Dana Pensiun
Penyetoran DanaUang TabunganPremi
Contoh Perusahaan PenyediaBRI, Mandiri, BCA, BTPN, BJBPrudensial, AXA, CAR-i3, MNC Life
Penggunaan Dana/PemotonganBiaya AdministrasiBiaya Asuransi, Dana Investasi, Biaya Akuisisi, Biaya Pengelolaan Dana, Biaya Pengalihan Dana, dan Biaya Administrasi. 
Pemilik Dana Setelah DisetorHak Milik NasabahHak Milik Perusahaan
Catatan AsetNasabah bisa mengecek nilai penambahan uang setiap bulan dengan penambahan bunga dan pengurangan biaya administrasiNasabah hanya bisa mengecek total pembayaran premi yang sudah dilakukan tanpa mengetahui nilai aset dia sendiri karena uang yang disetorkan menjadi milik perusahaan
PenarikanBisa Kapan SajaSesuai perjanjian kontrak, jika diambil sebelum kontrak selesai akan ada biaya denda yang besar
Tanggungan ResikoUang Aman Tetapi resiko diluar tabungan seperti kecelakaan tidak ditanggungUang Milik Perusahaan tetapi ada resiko yang ditanggung seperti asuransi kecelakaan, maka ketika terjadi kecelakaan di biayai Perusahaan
Resiko InvestasiDapat Bunga Tanpa Resiko Tabungan HilangDapat nilai investasi yang resikonya tinggi, ketika perusahaan untung maka aset nasabah bertambah, ketika perusahaan rugi maka aset nasabah berkurang
Resiko Perusahaan PailitDijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan tabungan amanTidak Dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Sehingga Nasabah akan kehilangan dananya 100%
PengawasanDiawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Perbedaan tabungan dan asuransi

Pengertian Asuransi dan tabungan

Asuransi merupakan produk keuangan yang menawarkan perlindungan ekonomis atau proteksi kepada nasabahnya jika terjadi suatu risiko yang sudah disepakati bersama. Sehingga, orang yang membeli asuransi akan memperoleh manfaat berupa penggantian kerugian finansial atau kerugian finansial yang minimum jika menghadapi risiko seperti sakit, meninggal dunia, kecelakaan, cacat, kebakaran, kehilangan, dan kerugian lainnya.

READ  Cara mengajari anak membaca

Tabungan menawarkan manfaat berupa sarana penyimpanan uang agar lebih aman daripada uang disimpan di rumah. Dengan menyimpan uang di rekening tabungan bank, uang akan terhindar dari risiko pencurian atau rusak akibat dimakan rayap.

Yang Perlu Dipahami Dalam Memilih Asuransi atau Tabungan

1. Tabungan Bank Dijamin Pemerintah

Uang yang kami tempatkan di bank dijamin oleh negara melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jika bank menghadapi masalah, simpanan nasabah aman dan terlindungi. LPS turun tangan untuk menjaminkan deposito di bank yang mengalami masalah ini, sehingga dana pelanggan masih dapat dibayarkan.

Itu juga sebabnya tabungan memberikan bunga atau pengembalian yang rendah. Karena itu super aman. Risiko Tinggi, Pengembalian Tinggi; Risiko Rendah, Pengembalian Rendah.

2. Uang dalam Asuransi Tidak Dijamin

Uang yang kami masukkan ke asuransi bukan jaminan dari pemerintah. Tidak ada lembaga penjaminan, seperti dalam tabungan, untuk produk asuransi. Artinya, uang premi yang disetor oleh pelanggan dapat dikurangi. Misalnya, kontribusi premi sebesar Rp. 1 juta per bulan dan bayar selama 2 tahun. Pada akhir tahun kedua, nilai uangnya bisa kurang dari 24 juta karena risiko penurunan nilai investasi yang dilakukan oleh asuransi.

READ  Manfaat Laporan Pendidikan Inklusi

Artinya, tidak ada jaminan seperti tabungan untuk produk asuransi dengan investasi. Penjelasan seperti itu ditemukan di semua proposal atau kebijakan asuransi. Perusahaan asuransi telah secara terbuka menyampaikan risiko produk ini.

Mengapa asuransi lebih berisiko daripada bank? Karena asuransi menawarkan peluang pengembalian yang lebih tinggi daripada tabungan, sehingga asuransi menempatkan uang pelanggan untuk diinvestasikan dalam instrumen keuangan yang berisiko.

3. Asuransi Pengembalian Tinggi karena Investasi Instrumen Berisiko

Asuransi menempatkan premi yang dibayarkan oleh pelanggan ke dalam instrumen keuangan. Sebagai contoh, asuransi menempatkan premi pada instrumen saham, obligasi dan pasar uang, sehingga premi diinvestasikan untuk menghasilkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi daripada tabungan.

Karena penempatan dalam instrumen keuangan ini, kita tidak perlu heran bahwa tingkat keuntungan asuransi lebih tinggi daripada tabungan.

Namun, inilah yang perlu dipahami pelanggan, tingginya potensi manfaat asuransi yang diberikan oleh penempatan pada instrumen keuangan yang berisiko.

4. Apakah Menempatkan Asuransi Buruk?

Belum tentu asuransi jelek. Semuanya kembali lagi tergantung kebutuhan kita. Apa yang ingin kami sampaikan dalam artikel ini adalah bahwa menabung asuransi lebih baik daripada menabung di bank adalah kesalahan besar. Sangat salah!

READ  Cara belajar efektif

Tabungan pada asuransi menawarkan manfaat besar, tetapi risikonya juga besar. Penjual asuransi seringkali tidak menjelaskan risiko ini secara transparan.

Menyimpan uang di bank adalah bunga yang sangat kecil, tetapi sangat aman. Tidak ada risiko sama sekali.

Kami percaya bahwa tujuan mengambil asuransi harus dikembalikan ke fungsi asuransi sebagai alat perlindungan. Kita harus membeli asuransi untuk alasan perlindungan jiwa, bukan karena keuntungan atau pengembalian.

Ada banyak instrumen keuangan lain yang lebih baik sebagai alat investasi daripada asuransi. Pertimbangkan: pilihan instrumen investasi yang lebih baik daripada asuransi.